Archive for Juli, 2009
Kurangi Gesekan Rocker Arm Jupiter-Z
Untuk meningkatkan tenaga mesin dan efisiensi bahan bakar bisa ditempuh dengan cara mengurangi gesekan. Friction paling besar selain dari piston dengan liner juga dari gesekan mekanisme klep.
Untuk mengurangi gesekan mekanisme katup akibat pegas klep, paling gampang meniru dari bebek Honda. Mulai dari Honda Karisma, Supra X 125 dan Blade 110R serta skubek BeAT sudah menggunakan rocker arm sistem roller.
Sistem roller mampu mengurangi gesekan antara pelatuk dengan kem. Ini yang membuat bebek Honda keluaran baru irit bensin namun bertenaga.
Untuk menerapkan sistem roller di Yamaha Jupiter-Z yang pelatuknya masih konvensional, Paling mudah dipasang di Jupiter-Z yaitu kepunyaan Honda Blade 110.
Namun dalam memasang pelatuk Blade ke Jupie-Z harus ada penyesuaian. Ruang dudukan pelatuk di kepala silinder harus diperlebar dengan cara dipapas. Posisi klep in sebelah kanan yang dipapas. Sedang yang ex sebelah kiri.

Pasang Handel Variasi di Jupiter
Saat mau pasang handel variasi (rem & kopling) di Jupiter, ada yang aneh. Handel rem rem gak bisa masuk ke dudukannya. Setelah dilihat ternyata handel variasi ukurannya lebih besar dari yang bawaanya.

handel, rem
Cari di bengkel gk ada yang cocok, terpaksa paksain yang ada. Untuk bisa masuk ke dalam dudukannya kita harus pakai gerinda buat nipisin handel rem nya.

handel digerinda
Setelah dipapas sama gerinda sampai bisa masuk dengan mudah ke dudukannya, handel tinggal dipasang.

hadel setelah digerinda
Setelah itu beres dech, tinggal dicobain tampilan barunya…!!!

JIKA ANDA SUKA ARTIKEL INI, silakan share ke teman FACEBOOK anda. Klik di sini!
Grasstrack Emang Balapan Rakyat tapi Tidak Murahan

Kelihatannya motor grasstrack tampil trondol dan apa adanya. Jangan salah lho, justru total biaya pembuatan motor bisa sampai lebih dari 20-jutaan. Rata-rata motor mengadopsi limbah special engine. Ini yang bikin biaya pembuatan motor balap mereka bisa sekelas bebek langganan road race.
Sepintas, motor yang digunakan di grasstrack ini sama dengan motor yang dipakai di motorcross. Namun, mesin di balapan grasstrack memakai mesin motor yang biasa dipakai di jalan raya, baik motor jenis bebek atau sport.
Selain mesin, rangka utama juga masih memakai rangka motor yang masih asli. Mekanik tim biasanya menambah lonjoran besi di lekukan sasis utama sebagai penahan tekanan saat melakukan pendaratan setelah melibas rintangan.
Kreativitas pembalap dan mekanik tim dalam membentuk motor diperlukan. Sebab, tidak ada pabrik motor yang khusus membuat motor untuk grasstrack. Berbeda dengan motorcross yang motornya mudah didapat, tetapi harganya paling tidak Rp 40 juta per unit.
Untuk mengubah motor bebek standar menjadi motor “trail” dibutuhkan biaya minimal Rp 3 juta, antara lain untuk membeli ban khusus lintasan lumpur (Rp 1 juta), pemasangan besi tambahan di kerangka utama (Rp 500.000), dan mengutak-atik jeroan mesin (Rp 1,5 juta). Itu menurut perkiraan saya. Tapi masih bisa dikondisikan tergantung spare part merk apa yang digunakan.
Sejumlah pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Jabar menganggap grasstrack sebagai balapan rakyat. Pasalnya, harga motor lebih murah dibandingkan dengan harga motor untuk motorcross (special engine). Karena Pesertanya adalah pemuda sekitar sirkuit yang ingin menjadi pembalap tetapi dengan modal pas-pasan.
Kreativitas menjadi semangat bagi orang yang terlibat dalam balapan jenis ini, yaitu dari penggunaan sabun untuk menambal kebocoran tangki bensin, plakban berwarna coklat untuk melindungi saringan udara mesin dari sumbatan lumpur, hingga menggunakan karet ban untuk pengikat jok, dan masih banyak lagi kretifitas – kreatifitas lainnya.
JIKA ANDA SUKA ARTIKEL INI, silakan share ke teman FACEBOOK anda. Klik di sini!
