Kurangi Gesekan Rocker Arm Jupiter-Z

Untuk meningkatkan tenaga mesin dan efisiensi bahan bakar bisa ditempuh dengan cara mengurangi gesekan. Friction paling besar selain dari piston dengan liner juga dari gesekan mekanisme klep.

Untuk mengurangi gesekan mekanisme katup akibat pegas klep, paling gampang meniru dari bebek Honda. Mulai dari Honda Karisma, Supra X 125 dan Blade 110R serta skubek BeAT sudah menggunakan rocker arm sistem roller.

Sistem roller mampu mengurangi gesekan antara pelatuk dengan kem. Ini yang membuat bebek Honda keluaran baru irit bensin namun bertenaga.

Untuk menerapkan sistem roller di Yamaha Jupiter-Z yang pelatuknya masih konvensional, Paling mudah dipasang di Jupiter-Z yaitu kepunyaan Honda Blade 110.

Namun dalam memasang pelatuk Blade ke Jupie-Z harus ada penyesuaian. Ruang dudukan pelatuk di kepala silinder harus diperlebar dengan cara dipapas. Posisi klep in sebelah kanan yang dipapas. Sedang yang ex sebelah kiri.

roller rocker arm

SHARE TO FACEBOOK. Klik di sini!

12 Juli 2009 at 05:57 1 komentar

Pasang Handel Variasi di Jupiter

Saat mau pasang handel variasi (rem & kopling) di Jupiter, ada yang aneh. Handel rem rem gak bisa masuk ke dudukannya. Setelah dilihat ternyata handel variasi ukurannya lebih besar dari yang bawaanya.

handel rem

handel, rem

Cari di bengkel gk ada yang cocok, terpaksa paksain yang ada. Untuk bisa masuk ke dalam dudukannya kita harus pakai gerinda buat nipisin handel rem nya.

handel digerinda

handel digerinda

Setelah dipapas sama gerinda sampai bisa masuk dengan mudah ke dudukannya, handel tinggal dipasang.

handel setelah digerinda

hadel setelah digerinda

Setelah itu beres dech, tinggal dicobain tampilan barunya…!!!

jupiter_beres


klik cepetan

JIKA ANDA SUKA ARTIKEL INI, silakan share ke teman FACEBOOK anda. Klik di sini!

9 Juli 2009 at 06:52 2 komentar

Grasstrack Emang Balapan Rakyat tapi Tidak Murahan

grasstrack

Kelihatannya motor grasstrack tampil trondol dan apa adanya. Jangan salah lho, justru total biaya pembuatan motor bisa sampai lebih dari 20-jutaan. Rata-rata motor mengadopsi limbah special engine. Ini yang bikin biaya pembuatan motor balap mereka bisa sekelas bebek langganan road race.

Sepintas, motor yang digunakan di grasstrack ini sama dengan motor yang dipakai di motorcross. Namun, mesin di balapan grasstrack memakai mesin motor yang biasa dipakai di jalan raya, baik motor jenis bebek atau sport.

Selain mesin, rangka utama juga masih memakai rangka motor yang masih asli. Mekanik tim biasanya menambah lonjoran besi di lekukan sasis utama sebagai penahan tekanan saat melakukan pendaratan setelah melibas rintangan.

Kreativitas pembalap dan mekanik tim dalam membentuk motor diperlukan. Sebab, tidak ada pabrik motor yang khusus membuat motor untuk grasstrack. Berbeda dengan motorcross yang motornya mudah didapat, tetapi harganya paling tidak Rp 40 juta per unit.

Untuk mengubah motor bebek standar menjadi motor “trail” dibutuhkan biaya minimal Rp 3 juta, antara lain untuk membeli ban khusus lintasan lumpur (Rp 1 juta), pemasangan besi tambahan di kerangka utama (Rp 500.000), dan mengutak-atik jeroan mesin (Rp 1,5 juta). Itu menurut perkiraan saya. Tapi masih bisa dikondisikan tergantung spare part merk apa yang digunakan.

Sejumlah pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Jabar menganggap grasstrack sebagai balapan rakyat. Pasalnya, harga motor lebih murah dibandingkan dengan harga motor untuk motorcross (special engine). Karena Pesertanya adalah pemuda sekitar sirkuit yang ingin menjadi pembalap tetapi dengan modal pas-pasan.

Kreativitas menjadi semangat bagi orang yang terlibat dalam balapan jenis ini, yaitu dari penggunaan sabun untuk menambal kebocoran tangki bensin, plakban berwarna coklat untuk melindungi saringan udara mesin dari sumbatan lumpur, hingga menggunakan karet ban untuk pengikat jok, dan masih banyak lagi kretifitas – kreatifitas lainnya.


klik cepetan

JIKA ANDA SUKA ARTIKEL INI, silakan share ke teman FACEBOOK anda. Klik di sini!

3 Juli 2009 at 00:40 Tinggalkan komentar

Kunci Buat Rantai

u-lock

u-lock

Kita selalu was-was saat kita menyimpan motor di parkiran, takut motor dibawa lari sama maling. Tapi sekarang gak usah khawatir lagi, Perusahaan Lockfree Open asal Negara Perancis mengeluarkan produk yang dinamai U-Lock. U-Lock ini mengunci erat rantai sehingga maling mikir 1000 x untuk mencurinya.

Kalo emang maling maksa buat curi itu motor, paling juga harus mengangkat motor itu untuk bisa bawa kabur motor. Sebab U-Lock menjamin kunci tidak lepas tanpa anak kuncinya.

Bentuk U-Lock mirip huruf U mengunci dengan menggenggam rantai dan gir. Menguncinya tinggal dislusupkan ke lubang gir. U-Lock dibanderol dengan harga 130 Pound Sterling atau sekitar Rp 2 jutaan.

Waduh mahal amat…!
Mending pake kunci gamlok…. He…


24 Juni 2009 at 15:40 Tinggalkan komentar

TEROMOL BUAT GRASSTRACK / ADVENTURE

Bicara mengenai teromol, jangan sembarang pilih. Karena fungsinya cukup fital menunjang roda. Apalagi buat keperluan balap / adventure, jangan main-main! Misalnya untuk grasstrack. Jika salah aplikasi, akibatnya bisa terjungkal. Terlebih, garuk tanah, kini banyak terapkan jumpingan. Pastinya, butuh teromal yang kuat tapi sesuai fungsi.

Nah untuk grasstrack / adventure ada beberapa teromol yang biasa diaplikasi. Terutama, untuk teromol belakang. Salah satunya teromol yang biasa diaplikasi ini adalah teromol milik Suzuki TS. Teromol Suzuki TS bisa diaplikasi semua motor. Terutama, untuk bebek modif.

teromol SE

Kelebihan dari teromol TS ini, bentuknya sudah seperti milik teromol SE (Special Engine). Soal bobotnya jelas lebih ringan. Dan untuk jari-jarinya, bias pakai kombinasi milik Kawasaki Ninja dan Binter Merzy. Itu karena teromol TS mempunyai kombinasi jari-jari pendek dan panjang.

Tapi sayangnya, buat pengereman belakang teromol itu masih aplikasi rem model drum alias teromol. Jadi, kekuatan rem sedikit kurang sempurna. Contohnya saja, jika sobat tracker ingin melakukan late braking. Tapi teromol ini bisa diandalkan, sebab harga kampas remnya tergolong murah ketimbang punya disc brake.

Selain teromol model TS 125 dan SE, ada lagi teromol yang biasa diaplikasi para tracker dan adventurer. Yaitu, teromol milik Yamaha RX-King. Kenapa teromol ini banyak dipakai, karena harga dan barangnya mudah didapat. Selain itu, kampas remnya juga mudah dicari.

Tapi, kekurangannya, untuk dapakai di sirkuit yang punya banyak jumpingan, part ini kurang kuat. Bagian yang sering kalah di teromol itu adalah karet gir. Karena kalau dipakai untuk jumping dan terus dientak, kelamaan karet itu jadi cepet hancur.

Jadi tinggal sobat pilih, mau yang mana? Teromol TS 125 atau RX- King ?

10 Juni 2009 at 23:06 2 komentar

Ganti Filter Oli Yamaha

Yamaha Scorpio
Mengganti filter oli Yamaha Jupiter MX 135LC, v-IXION dan Yamaha Scorpio mudah dan bisa dilakukan sendiri. Penggantian dianjurkan setiap 9.000 km.

Sebagai panduan, kita ambil contoh di Scorpio. Letak filter olinya di bak mesin kanan bagian depan.
Di tutup filter ada tiga baud pengunci. Langkah awal gunakan kunci L 5 untuk membuka baud paling bawah. Lalu gunakan kunci T 8 untuk melepas dua baud lainnya.

Setelah itu tinggal buka tutup filter. Hati-hati sil dab o-ring penyekat jangan sampai hilang. Jika tidak bisa dipasang lagi dipastikan oli bocor. Dan perhatikan juga posisi kana-kiri filter oli sebelum dilepas. Jangan sampai lupa posisi semula ketika pemasangan.

Tinggal cabut filter. Khusus Scorpio saringan oli bisa dibersihkan dengan cara disemprot angin kompresor. Tapi kalau mau lebih bersih rendam pakai bensin kemudian semprot oleh angin kompresor.

Urutan pemasangan kebalikan dari yang tadi. Dan kencangkan kembali semua baud.

Sumber : www.motorplus-online.com

9 Juni 2009 at 14:40 1 komentar

Sekilas Sejarah Sepeda Motor

Sepeda motor memiliki sejarah yang sangat panjang di negeri ini. Sepeda motor bahkan sudah hadir sejak negara ini masih berada di bawah pendudukan Belanda dan masih bernama Hindia Belanda, Nederlands Indie. Data yang ada menyebutkan, sepeda motor hadir di Indonesia sejak tahun 1893 atau 115 tahun yang lalu.

Uniknya, walaupun pada saat itu negara ini masih berada di bawah pendudukan Belanda, tetapi orang pertama yang memiliki sepeda motor di negeri ini bukanlah orang Belanda, melainkan orang Inggris. Dan, orang itu bernama John C Potter, yang sehari-hari bekerja sebagai Masinis Pertama di pabrik gula Oemboel (baca Umbul) Probolinggo, Jawa Timur.

Dalam buku Krèta Sètan (de duivelswagen) dikisahkan bagaimana John C Potter memesan sendiri sepeda motor itu ke pabriknya, Hildebrand und Wolfmüller, di Muenchen, Jerman.
Sepeda motor itu tiba pada tahun 1893, satu tahun sebelum mobil pertama tiba di negara ini. Itu membuat John C Potter menjadi orang pertama di negeri ini yang menggunakan kendaraan bermotor.

Sepeda motor buatan Hildebrand und Wolfmüller itu belum menggunakan rantai, roda belakang digerakkan secara langsung oleh kruk as (crankshaft). Sepeda motor itu belum menggunakan persneling, belum menggunakan magnet, belum menggunakan aki (accu), belum menggunakan koil, dan belum menggunakan kabel-kabel listrik.
Sepeda motor itu menyandang mesin dua silinder horizontal yang menggunakan bahan bakar bensin atau nafta. Diperlukan waktu sekitar 20 menit untuk menghidupkan dan mestabilkan mesinnya.

Pada tahun 1932, sepeda motor ini ditemukan dalam keadaan rusak di garasi di kediaman John C Potter. Sepeda motor itu teronggok selama 40 tahun di pojokan garasi dalam keadaan tidak terawat dan berkarat.

Atas bantuan montir-montir marinir di Surabaya, sepeda motor milik John C Potter itu direstorasi (diperbaiki seperti semula) dan disimpan di kantor redaksi mingguan De Motor. Kemudian sepeda motor antik itu diboyong ke museum lalu lintas di Surabaya, yang kini tidak diketahui lagi di mana lokasinya.

Seiring dengan pertambahan jumlah mobil, jumlah sepeda motor pun terus bertambah. Lahirlah klub-klub touring sepeda motor, yang anggotanya adalah pengusaha perkebunan dan petinggi pabrik gula. Berbagai merek sepeda motor dijual di negeri ini, mulai dari Reading Standard, Excelsior, Harley Davidson, Indian, King Dick, Brough Superior, Henderson, sampai Norton. Merek-merek sepeda motor yang hadir di negeri ini dapat dilihat dari iklan-iklan sepeda motor yang dimuat di surat kabar pada kurun waktu dari tahun 1916 sampai 1926.
Pada masa itu, di negeri ini juga hadir sepeda motor listrik beroda tiga yang menggunakan tenaga baterai, yang bernama De Dion Bouton Tricycle buatan Perancis. Sepeda motor listrik beroda tiga itu juga digunakan untuk menarik wagon penumpang. Sepeda motor lain yang juga digunakan untuk menarik wagon adalah sepeda motor Minerva buatan Belgia.clasicc motorcycle

9 Juni 2009 at 00:38 2 komentar

Pos-pos Lebih Lama


Arsip

Blog Stats

  • 17,751 km/jam

Feeds